KISAH WINDRANGER DOTA 2

KISAH WINDRANGER DOTA 2 – Tahukah kamu bahwa Lyrelai itu adalah seorang yatim piatu, lalu mengapa ia memiliki kekuatan angin? Untuk mengetahuinya yuk simak cerita hero dotA 2 Windranger berikut ini! Lyrelai, itulah nama yang dimiliki oleh salah satu hero wanita di dotA 2, Windranger. Tahukah kamu bahwa Lyrelai itu adalah seorang yatim piatu, lalu mengapa ia memiliki kekuatan angin? Untuk mengetahuinya yuk simak cerita hero dotA 2 Windranger berikut ini.

Ada yang mengatakan bahwa tinggal dan hidup di hutan itu mudah dan aman. Permukaan tumbuhan yang padat melindungi makhluk hidup di sana dari badai dan angin kencang, sembari memberikan tempat yang aman mereka juga tinggal dengan damai berdampingan dengan Green Guardians.

Sungai yang dialiri air dari mata air pegunungan, persediaan makanan yang lengkap, entah apakah itu sayuran, buah-buahan ataupun daging yang pastinya membuat orang-orang yang tidak betah tinggal di kota atau di desa akan masuk dan tinggal di hutan ini. Orang-orang yang menyukai kemakmuran dan kedamaian pun datang ke hutan ini untuk mendapatkannya. Mereka senang tinggal sendiri di hutan karena tidak ada lagi orang lain yang menyuruh-nyuruh mereka.

Sebelum Lyralei lahir di dunia ini, kedua orang tuanya memasuki hutan bagian barat setelah diusir dari tempat tinggalnya yang baru ini terjadi perang di sana. Setelah mendapatkan tempat yang cukup aman yang letaknya di dekat sungai dan lapangan rumput yang berada tepat di tengah hutan, mereka pun mendirikan gubuk kecil di sana.

KISAH WINDRANGER DOTA 2

Kedua petani muda ini pun menjalani kehidupan damainya bersama-sama, lalu setelah bertahun-tahun lamanya mereka tinggal bersama, akhirnya mereka memutuskan untuk membuat keturunan. Mereka sangat menantikan kehadiran buah hati mereka, Lyrelai. Mereka menganggap bahwa hari dimana Lyrelai lahir merupakan hari yang paling bahagia di kehidupan mereka.

Sayangnya, hari ceria itu tidak akan datang. Hari menjadi lebih gelap dan malam menjadi lebih dingin dari biasanya. Perasaan aman yang ada di benak kedua orang tua Lyralei pun sedikit demi sedikit mulai menghilang. Sesuatu akan datang, sesuatu yang besar, sesuatu yang tidak bisa dihindari. Mereka tidak menyangka kematian datang menghampiri mereka, mereka tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi hukum alam.

Kamu tidak bisa mendapatkan, jika tidak memberi. Terkadang, nyawa pun harus menjadi taruhannya. Saat malam kelahiran Lyrelai, badai besar datang menerjang dari arah luar hutan. Ini bukanlah badai biasa, kekuatan kegelapanlah yang membawa badai itu masuk ke dalam hutan ini dan tujuan dari badai itu adalah kehancuran!

Tidak lama kemudian badai itupun tiiba di gubuk kecil milik orang tua Lyrelai. Dengan cepat badai tersebut menghancurkan gubuk itu dan membunuh kedua orang tua Lyrelai. Hanya bayi yang baru lahir yang selamat dari terjangan badai mematikan itu, ya dia adalah Lyrelai.

Keheningan setelah badai terjadi, angin pun mendengar suara tangisan bayi yang selamat dari badai itu. Sang angin pun merasa iba dengan bayi tersebut, lalu ia mengantarkan bayi itu ke desa terdekat dan menaruhnya tepat di depan pintu di salah satu rumah warga.

Baca Juga : KISAH SLARK DOTA 2

Lyralei / Windranger

Lyralei / Windranger – Sebelum Lyralei dilahirkan kedunia, kedua orang tuanya memasuki hutan bagian barat stelah diusir dari tempat tinggalnya yang baru saja terjadi peperangan disana. Setelah mendapatkan tempat yang cukup aman di dekat sungai dan lapangan rumput di tengah hutan, merekapun mendirikan gubuk kecil disana.

Kedua petani muda ini menjalai kehidupannya bersasma di gubuk kecil tersebut. Bertahun – tahun berlalu, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk membuat keturunan. Mereka sangat menantikan kehadiran sang buah hati, Lyralei. Mereka beranggapan bahwa hari dimana Lyralei dilahirkan merupakan hari yang paling berbahagia di kehidupan mereka.

Naasnya, kebahagian yang mereka nantikan tersebut tidak akan datang. Hari menajdi gelap dan malam menjadi lebih dingin dari biasanya. Rasa khawatir dari orang tua Lyralei pun sedikit – sedikit mulai muncul.

Saat malam kelahiran Lyralei, badai besar datang dan menerjang dari arah luar hutan. Badai yang satu ini bukanlah badai biasa, melainkan kekuatan gelap yang membawa badai tersebut masuk kedalam hutan ini dan tujuan dari badai tersebut yang tidak lain adalah kehancuran.

 

Tidak butuh waktu lama untuk badai tersebut mebghancurkan gubuk kecil milik kedua orang tua Lyralei sekaligus membunuh kedua orang tua Lyralei. Hanya bayi Lyralei yang selamat dari badai mengerikan tersebut.

Keheningan setelah badai usai, angin pun mendengar suara tangisan bayi yang selamat dari badai tersebut. Sang angin pun merasa kasihan dengan bayi tersebut dan mengantarkan bayi tersebut ke desa terdekat dan diletakkannya di epan pintu salah satu rumah warga.

Lyralei / Windranger

Bertahun – tahun sudah berlalu, warga desa yang mengasuk Lyralei sudah menganggap Lyralei sebagai anaknya sendiri. Lyralei tumbuh besar menjadi perempuan yang energik, cantik serta ceria. Di umurnya yang menyentuk 7 tahun, ia dapat mengalahkan pelari tercepat yang ada di desanya. Taka ada seorang pun yang tahu mengapa ia dapat berlali secepat itu, namun warga desa pun juga tidak terlalu memikirkan akan hal tersebut.

Melihat kelebihan yang dimiliki Lyralei, salah satu pemburu lokal tertarik dengan kemampuan Lyralei. Ia pun mengundang Lyralei ke rumahnya dan disana ia memperlihatkan senjata miliknya pada Lyralei. Senjata tersebut merupakan sebuah busur. Sang pemburu tersebut membandingakan busurnya dengan Lyralei, bagi pemburu tersebut Lyralei memiliki perssamaan dengan busurnya yaitu cepat dan mematikan.

Sang pemburu tersebut juga memiliki busur yang lebih kecil dan pas untuk Lyralei gunakan dan ia pun memberikan busr dan beberapa anak panah pada Lyralei. Lalu mereka berdua keluar dan mulai melatih Lyralei dengan memanah beberapa patung hewan.

Lyralei pun mulai suka dengan mainan yang baru baginya ini dan meminta pada si pemburu agar dapat mencobanya lagi di lain waktu.

Beberapa tahun kemudian, Lyralei sudah menjadikan memanah sebagai rutinitas kehidupan sehari – harinya. Lyralei tidak memerlukan waktu yang lama untuk memangah benda terkecil yang ada tanpa perlu membidiknya terlebih dahulu. Saat ia memanah, terlihat seperti panahnya diarahkan langsung oleh angin itu sendiri.

Lyralei / Windranger

Tanpa Lyralei ketahui, sang angin yang menolong dirinya berencana untuk kembali menemui dirinya. Sang angin tersebut memperhatikan Lyralei bertahun – tahun dari kejauhan. Beberapa hari esoknya, Lyralei dinerikan tugas untuk memburu, ia pun menemukan puing – puing di tengah hutan. Lyralei pun merasakan sesuatu yang aneh dari puing – puing tersebut dan merasakan sesuatu dari puing tersebut menyatu dengan dirinya.

Setelah merasakan hal tersebut, angin pun bertiup dari arah luar dan menembus tumbuhan lebat yang ada di sekeliling Lyralei. Angin tersebut bertiup dan membuat sebuah suara yang menceritakan Lyralei tentang masa lalunya.

Beberapa tahun kemudian, Lyralei mulai dikenal dengan nama Windranger. Keahliannya dalam memanah pun sudah tidak diragukan, bahkan ia sudah menguasai kekuatan angin itu sendiri. Setelah berlatih selama bertahun – tahun, Windranger dapat memanah lawannya dengan kecepatan angin, bahkan tubuhnya juga bergerak dengan kecepatan angin. Ia pun menjadi prajurit alam yang sangat dicintai angin.

Baca Juga : Furion / Nature Prophet